Salah satu makhluk halus yang masih menjadi pembicaraan adalah hantu Batitong, sosok yang dipercaya berasal dari roh perempuan yang meninggal saat melahirkan.
Dalam narasi yang berkembang, Batitong digambarkan sebagai makhluk yang hidup di tempat-tempat lembap dan kotor, seperti selokan, sungai, sawah, atau rawa.
Penampilannya digambarkan memiliki rambut kusut, mata berair, dan gigi menguning. Bibirnya dikisahkan tidak dapat tampak merah akibat pengaruh sihir. Dalam beberapa cerita, Batitong menampakkan cahaya kecil seperti sinar dari dahi, hidung, atau tangannya ketika muncul pada malam hari.
Cahaya tersebut terlihat menyerupai lampu kecil atau bola api. Batitong juga dipercaya memiliki kemampuan menjelma menjadi hewan, seperti anjing, babi, atau bahkan kuda.
Dalam kepercayaan lokal, makhluk ini memangsa napas orang yang sedang sakit parah, bayi, atau bahkan jeroan binatang. Karena kemampuannya tersebut, sosok ini dianggap perlu diwaspadai terutama oleh ibu-ibu yang sedang hamil, sebab mereka menjadi salah satu sasaran yang paling sering disebut dalam cerita masyarakat.
