Baca Juga: Mistik: Tidur Nyenyak Berubah Mimpi Buruk, Teror Kuntilanak Ganggu Dua Buruh di Rumah Dinas Lama

Untuk mengusir Batitong, masyarakat Toraja memiliki sejumlah cara tradisional. Salah satunya dengan menggunakan kayu pohon jarak atau yang dikenal sebagai kayu pallan.  

Kayu ini dipercaya mampu membuat Batitong pergi ketika dipukul ke arah kehadirannya. Selain itu, ada pula tradisi menaruh tikar yang dihias manik-manik Toraja atau bambu tertentu di perbatasan kampung sebagai tanda perlindungan.

Apabila suatu komunitas meyakini telah berhasil mengusir atau bahkan menewaskan sosok Batitong, masyarakat akan mengadakan upacara khusus yang disebut Ma’manuk Tallu.  

Upacara ini menjadi bentuk penyampaian syukur sekaligus penghormatan terhadap tradisi leluhur yang diyakini menjaga keseimbangan antara manusia dan dunia roh. (C)