“Kamarnya ada dua, satu yang tidak banyak barang-barang itu di bagian depan,” kata Surono, yang akrab disapa Ono.

Rumah dinas tersebut menghadap ke lapangan sepak bola, dengan sisi sampingnya berupa lahan kosong penuh pepohonan dan semak-semak. Setelah menaruh tas, mereka membersihkan kamar agar lebih nyaman untuk ditempati.

Saat malam tiba, keduanya pun beristirahat lebih awal karena keesokan harinya harus memulai pekerjaan renovasi.

Baca Juga: Atlet Angkat Berat Rebeka Koha Memeluk Islam, Dicap Penghianat dan Bangkit Kembali di Panggung Internasional

Sekitar pukul 12 malam, Surono terbangun karena mendengar suara ketukan di jendela. “Jam 12-an malam kalau gak salah, saya denger jendela kamar itu ada yang ngetuk, tok…tok…tok…tok,” ungkapnya.