Ia sempat curiga ada orang di luar, tapi setelah mengintip, tidak ada siapa pun. “Jendela kan gak pakai gorden, jadi saya langsung intip dari dalam itu gak ada apa-apa,” sambungnya.
Karena tak menemukan hal aneh, Surono memutuskan kembali tidur. Namun, menjelang pukul tiga dini hari, giliran Iwan yang mendengar suara serupa, bahkan lebih keras.
“Kalau gak salah jam 3, saya sampai kebangun jendela ada yang kayak nggedor-nggedor jendela, brak…brak…brak,” tutur Iwan. Ia pun langsung mendekati jendela, tapi tetap tidak menemukan siapa pun. Hanya saja, di kaca terlihat seperti ada bekas tanah menempel.
Keesokan paginya, mereka tak lagi mendengar suara aneh. Namun, malam kedua justru menjadi puncak dari pengalaman misterius mereka. Seusai bekerja seharian, keduanya beristirahat lebih cepat.
Iwan tertidur lelap, sementara Surono masih terjaga hingga tengah malam. Saat itulah suara tangisan perempuan terdengar sayup dari luar jendela.
