Baca Juga: Misteri Kerajaan Emas Wentira di Sulawesi, Konon Dihuni Ruh Soekarno hingga Nyi Roro Kidul

“Tahu gak mas, waktu tubuh saya balik ke arah halaman rumah, saya lihat di atas pohon yang gak terlalu tinggi sekitar dua meteran, ada kuntilanak sedang duduk membelakangi saya,” ujarnya pelan.

Ia menggambarkan sosok itu memakai baju putih kekuningan, dengan rambut panjang hingga sepinggang, tangan dan jari-jari kurus berwarna kuning pucat, sementara kakinya menjuntai dan terayun pelan.

Bukannya takut, Surono malah berbicara pada sosok itu. “Saya maju beberapa langkah dan waktu itu ngomong, oooh ini yang suka nangis sama ketawa itu, udah gak usah ganggu-ganggu lagi, pergi sono,” katanya.

Anehnya, sesaat setelah ia mengucapkan kalimat itu, sosok kuntilanak tersebut tiba-tiba menghilang begitu saja. Sejak malam itu, mereka tak pernah lagi mendengar suara tangisan atau ketukan di jendela.