Namun, yang tak mereka ketahui adalah bahwa Abah Hamid masih berada di kota gaib Saranjana. Setelah selesai memimpin salat Jumat, Mustafa membawanya kembali ke kampungnya dengan kereta kuda.

Saat tiba di rumah, Abah Hamid mendengar suara tahlilan. Ternyata, warga sedang mengadakan tahlilan karena mengira dia telah meninggal dunia.

Kehadiran Abah Hamid mengejutkan warga. Mereka tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Abah Hamid kemudian diminta untuk menceritakan pengalamannya selama berada di Saranjana.

Meski sempat hilang selama seminggu, Abah Hamid kembali dengan selamat dan membawa kisah mistis yang luar biasa. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani