KENDARI, TELISIK.ID - Pemerintah mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai salah satu teknologi dekarbonasi sektor transportasi. Meski demikian, kendaraan listrik ternyata masih sepi peminat.

Kehadiran kendaraan listrik berbasis eco green yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan, harusnya menyita perhatian masyarakatat untuk mengadopsi kendaraan listrik ini.

Di samping harganya yang terbilang mahal, perlu diketahui, masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan menimbang-nimbang sesuatu. Terlebih kendaraan listrik utamanya mobil, harus merogoh kocek yang dalam, meskipun sudah disubsidi pemerintah.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, khusus mobil listrik, bantuan yang diberikan bukan subsidi Rp 7 juta per unit seperti sepeda motor, melainkan insentif berupa potongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari sebelumnya 11 persen jadi 1 persen.

Baca Juga: BMW akan Luncurkan Mobil Listrik di Indonesia, Simak Model Barunya