Diakui Hadi, sebelumnya korban bernama Sawaludin Rambe dan Dimson Rambe. Sawaludin mengunakan mobil Isuzu panther dengan penumpang sebanyak 8 orang dan Dimson dengan mengendarai Isuzu D-Max dengan empat orang penumpang. Mereka datang dari Provinsi Riau. Akan tetapi, ketika melintasi lokasi jalan rusak akhirnya satu mobil ditinggal di jalan rusak itu.

"Jadi, pengemudi dan penumpangnya mobil yang dikemudikan Sawaluddin pindah ke mobil Dimson yaitu mobil Isuzu D-Max. Akan tetapi, ketika melintasi sungai, mereka berhenti dan di saat itu arus sungai sedang deras. Sehingga mereka semuanya hanyut. Sampai saat ini tim masih melakukan pencarian," terangnya.

Terpisah, Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Imam Zamroni menambahkan, mobil yang dikemudikan Sawaluddin tidak bisa melewati jalan yang terjal dan berbahaya. Sehingga pengemudi dan penumpangnya berpindah ke mobil yang dikemudi oleh Dimson.

"Saat melintasi aliran sungai, mobil itu mogok atau berhenti. Sedangkan seluruh penumpangnya turun untuk menahan agar tidak berjalan," ungkapnya.

Akan tetapi, ketika sedang memperbaiki mobil itu. Tiba-tiba arus sungai deras turun dari hilir ke hulu dan mendorong mobil serta penumpangnya.