"Berdasarkan data wilayah tempat edukasi yang telah kami lakukan, terdapat beberapa kabupaten yang belum tersentuh oleh kami," tambahnya.

Namun demikian, dalam pelaksanaannya, unsur pemerintah dari kabupaten lain juga dilibatkan sebagai peserta. Sebagai contoh, saat melakukan edukasi dan pelayanan kekayaan intelektual di Kota Baubau, Kanwil mengundang peserta dari Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Buton Selatan, serta Kota Baubau sendiri.

Begitu pula saat dilaksanakan di Kabupaten Kolaka, mengundang peserta dari Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Kolaka Utara, dan Kabupaten Kolaka sendiri.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tenggara, La Ode Fasikin menjelaskan, Sulawesi Tenggara memiliki posisi yang sangat strategis dan sejak dulu telah menjadi bagian dari pertemuan kebudayaan besar.

Sebagai bagian dari jalur rempah dan jalur lalu lintas perdagangan dunia yang memiliki sejarah panjang, beberapa daerah di Sulawesi Tenggara telah bersentuhan dengan berbagai tradisi sejak abad ke-13, yang memperkaya khasanah kebudayaannya.