Lebih lanjut, Junus menjelaskan, kehadiran kapal fiber atau kapal cepat dengan rute yang sama, tidak akan mempengaruhi penumpang kapal feri dikarenakan setiap penumpang memiliki keinginan dan kepentingan yang berbeda.
"Sebelumnya, kami sudah komunikasi dengan pengelola kapal feri terkait keinginan Pemda membuka rute baru untuk kapal fiber dan mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut. Lagian segmen penumpang itu berbeda begitu pun kebutuhan dan kepentingan mereka," terangnya.
Menurutnya, pihaknya telah mengkalkulasi jumlah mobilitas penumpang di Kolaka Utara yang setiap harinya bisa mencapai ratusan orang.
"Kami sudah hitung dan berdasarkan data, mobilitas penumpang per hari di Kolaka Utara kurang lebih 500 orang, itu belum termasuk penumpang bagian Utara Kabupaten Kolaka yang lebih cenderung menyebrang melalui pelabuhan Katoi. Jadi tidak usah ragu dengan potensi penumpang yang ada," ungkapnya.
Reporter: Muh. Risal
