KENDARI, TELISIK.ID - Bermodal semangat belajar dan terkoneksi internet, Abhyakta Fauzan Putra, siswa SMA Negeri 2 Kendari, membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bersinar di kancah internasional.

Tanpa kursus dan tanpa mentor, ia berhasil menjadi salah satu delegasi Indonesia di ajang beasiswa bergengsi dalam pertukaran budaya International Youth Exchange di Malaysia dan Singapura serta ditunjuk sebagai Brand Ambassador Korean Youth Summit 2026 di Korea.

“Saya belajar semua secara mandiri. Tidak ikut kursus, tidak punya mentor. Hanya pakai HP dan internet, belajar dari YouTube, TikTok, Instagram, dan ngobrol langsung dengan teman-teman luar negeri,” ujar Abhy saat diwawancarai, Kamis (14/8/2025).

Perjalanan Abhy tidak dimulai dengan kemenangan. Ia pernah gagal dalam seleksi beasiswa UWC (United World Colleges), meskipun sudah sampai tahap ketiga.

“Rasanya waktu itu sakit sekali. Tapi saya jadikan evaluasi besar-besaran. Dari penulisan esai, pronunciation, sampai cara komunikasi bahasa Inggris saya perbaiki semua,” ungkapnya.