KENDARI, TELISIK.ID - Menjadi bakal calon anggota legilatif tentu tak melulu harus bermodal uang. Yang lebih penting dari itu adalah kualitas. Salah seorang bacaleg, La Ode Jati Bone, bermodal kualitas yang dimilikinya, nekat bertarung di Pemilu 2024. Dia memiliki strategi khusus untuk menepis ptaktik money politics.
Lahir di Desa Lakanaha, Kecamatan Wadaga, 12 Januari 1997, pemuda ini mengenyam pendidikan dari SD hingga SMA di Muna Barat. Setelah lulus, ia melanjutkan ke Universitas Muhammadiyah Kendari dan lulus dengan gelar S.IP.
Selama kuliah, ia berkecimpung dan mendalami dunia organisasi baik internal maupun eksternal kampus. Ia mulai aktif berpolitik dengan menjadi kader di partai berlambang ka'bah, Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ia pernah bertarung pada pemilihan BEM Universitas Muhamadiyah Kendari. Namun keadaan saat itu sedang kacau sehingga proses demokrasi tak dilanjutkan. Terbiasa di dunia organisasi, ia sudah tak asing lagi dengan berpolitik formal maupun semi formal.
Sebelum menjadi kader partai politik, ia berkecimpung di sayap PPP, yakni Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK). Di situlah ia memulai kararirnya di partai politik, hingga menjadi kader PPP pada tahun 2021, kemudian menjadi pengurus di DPC PPP Muna Barat Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK).
