Gambaran tersebut, juga mengindikasikan bahwa tidak lama lagi publik akan mulai menerima situasi ini dan ini yang mungkin saja dimaksudkan oleh pemerintah pusat sebagai berdamai dengan korona atau the new normal life.

Baca juga: Dampak Broadcast Informasi COVID-19 Melalui WhatsApp Terhadap Kecemasan

Mencermati kondisi seperti ini, mengembalikan kepercayaan publik adalah penting untuk segera dilakukan. Kepercayaan menjadi hal penting dalam situasi krisis.

Sekalipun ini menjadi sulit ketika kita menyaksikan sejumlah “politikus” terlalu meremehkan situasi, atau bahkan mencoba memanfaatkannya secara pribadi. Kepercayaan publik yang terluka memang sulit dibangun kembali, namun dalam situasi kritis seringkali modal sosial tumbuh kuat di masyarakat kita.

Sejatinya, masyarakat yang mendapatkan informasi dengan baik dan memiliki motivasi kolektif, biasanya lebih berdaya dan efektif dibandingkan masyarakat bodoh yang diawasi. Kita perlu percaya bahwa tulisan Harari (2020) ini cukup representatif untuk menjelaskan bahwa ketika masyarakat diberi sebuah fakta ilmiah dan mempercayai otoritas publik yang memberikannya, mereka akan melakukan hal yang benar tanpa harus diawasi terus-menerus oleh pemerintah.