"Kita asumsikan kejadian mulai ba'da (selepas) salat Isya atau jam 20.00 sampai jam 4.00 pagi menjelang Subuh. Jadi membutuhkan waktu 8 jam. Karena perjalanannya bolak-balik, maka antara pulang pergi memerlukan waktu yang sama 4 jam," katanya.

Lantaran menggunakan Buraq, Agus menilai Rasulullah melaju dengan kecepatan cahaya. Alhasil, dalam satu jam, Agus menyebut Rasulullah bisa menempuh jarak sampai 4.320.000.000 Km.

Jarak tersebut lebih pendek daripada jarak Neptunus yang merupakan planet terluar dengan Bumi.

"Neptunus itu diketahui jaraknya 4.335.000.000 Km. jadi ini masih lebih besar dari jarak yang ditempuh oleh cahaya selama 4 jam, artinya Baginda Rasulullah dalam waktu 4 jam belum sampai di Neptunus. Ternyata belum sampai keluar dari Tata Surya kita," ungkapnya.

Keluar dari sains, perayaan Isra Miraj di Indonesia dilengkapi dengan berbagai tradisi unik yang dilakukan masyarakat. Dilansir dari Kompas.com, berikut beberapa tradisi unik menyambut Isra Miraj.