Baca Juga: Anaknya Ikut Diberkati Paus Fransiskus, Ternyata Ini Agama dan Biodata Lengkap Nadiem Makarim

Proses tukar kepala ini juga menjadi momen penting bagi Indonesia. Dalam hal ini, Polri berharap Filipina juga segera menyerahkan buronan Badan Narkotika Nasional (BNN), Gregor Johann Haas, yang ditangkap di Filipina pada pertengahan Mei 2024. Gregor Haas, yang juga dikenal dengan nama Fernando Tremendo Chimenea, merupakan warga negara Australia yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan narkoba internasional.

Penangkapan Gregor Johann Haas di Filipina diumumkan oleh Krishna Murti pada Mei 2024. Gregor disebut sebagai salah satu tokoh kunci dalam jaringan kartel narkoba yang terafiliasi dengan kelompok Sinaloa, yang dipimpin oleh gembong narkoba terkenal, El Chapo.

Haas telah lama menjadi incaran BNN karena keterlibatannya dalam penyelundupan narkoba ke berbagai wilayah Asia, termasuk Indonesia.

Krishna Murti menyatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan otoritas Filipina terkait proses ekstradisi Gregor Johann Haas ke Indonesia. Haas diketahui pernah tinggal di Gili Terawangan, Lombok, dan diduga menjadikan Indonesia sebagai salah satu jalur utama dalam operasi penyelundupannya. (C)