“Di Spanyol sulit bagi saya untuk bahagia. Tanpa ragu (saya lebih bahagia di luar Spanyol). Saya sudah mengatakannya berkali-kali. Di atas segalanya, karena orang-orang menghormati saya. Di Spanyol tidak ada rasa hormat untuk apa pun atau siapa pun,” keluh Morata.
Morata mengatakan mencoba menikmati Euro 2024 yang bisa menjadi pertandingan terakhirnya bersama tim nasional. Dia pasrahkan apapun yang akan terjadi di depan.
“”Mungkin suatu hari mereka bahkan akan merindukanku. Setiap hari, saat untuk pergi semakin dekat, itu sebabnya saya menikmatinya, itu sebabnya saya menangis, itu sebabnya saya akan menangis pada apa pun yang terjadi selanjutnya, baik atau buruk,” ujar Morata.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, juga mendukung keputusan Morata dan menyoroti hal-hal yang ia bawa ke tim, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Baca Juga: Deschamps Bela Mbappe di Tengah Kritikan
