Lanjut Adjemain, salah satu tradisi yang masih hidup dari dulu hingga kini di Kabupaten Kolaka adalah ritual upacara 'Mosehe Wonua'.
Hal tersebut merupakan suatu tradisi suku Tolaki yang dilaksanakan turun temurun secara besar-besaran, ramai, penuh hikmat dan sakral.
Ritual Mosehe Wonua dilaksanakan apabila ada suatu peristiwa yang menimpa negeri atau fenomena alam yang merugikan manusia, misalnya terjadi bencana alam, gagal panen pada tanaman, timbulnya wabah penyakit, tidak adanya keserasian, serta keselarasan dalam kehidupan manusia sehingga menimbulkan permusuhan dan kekacauan.
Hal senada juga diterangkan oleh budayawan lainnya, Muslimin Su'ud. Dia mengungkapkan, Mosehe Wonua digunakan masyarakat suku Tolaki untuk mensucikan daerah dan menolak bencana.
"Mosehe memiliki arti melakukan sesuatu yang suci. Mosehe Wonua menjadi sebuah ritual yang diadakan secara rutin untuk menolak bala dan menyucikan negeri atau daerah dari hal-hal yang merugikan masyarakat," jelas Muslimin.
