Bagi Martin, lima seri terakhir juga menjadi perpisahan dengan Aprilia. Menurut laporan media, pembalap bernomor 89 itu akan pindah ke Yamaha pada 2027, dan kursinya di Aprilia akan ditempati Francesco Bagnaia.

Di kubu Ducati, manajer tim Davide Tardozzi mengakui Aprilia tampil lebih superior di Mandalika, namun menilai pertarungan belum selesai. Ia menyebut tikungan-tikungan panjang Phillip Island berpotensi kembali menguntungkan Aprilia karena daya cengkeram pada sudut kemiringan maksimum.

"Jika kami bisa bertahan di sana, saya pikir kejuaraan dunia masih sangat mungkin. Kami akan menjalaninya balapan demi balapan. Masih ada 185 poin yang diperebutkan, dan kami hanya tertinggal dua poin," kata Tardozzi kepada Sky Sports Italia.

Selain drama di lintasan, pekan Mandalika juga berat bagi Martin di luar lintasan. Ia dilaporkan sempat mengalami infeksi pencernaan dan mendapat perawatan vitamin drip dari dokter pada Rabu malam, menurut laporan motorcycles.news yang mengutip konfirmasi Aprilia.

Perpisahan dengan Phillip Island