Hentoro pun mengingatkan agar mahasiswa maupun publik lebih hati-hati dan bijak menggunakan media sosial.
“Hati-hati, sekarang mudah terkena UU ITE, jangan mudah menyebar informasi yang belum jelas kebenarannya. Dulu kita kenal istilah mulutnu harimaumu, sekarang jarimu harimaumu,” tutur Hentoro.
Dosen Fikom UIC, Fuji Samantha Zirman, mengapresiasi MPR yang telah bersedia menerima mahasiswa dan memberi penjelasan yang sangat bermanfaat terkait tupoksi lembaga negara yang terdiri dari anggota DPR dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini.
Baca Juga: Rundown Debat Capres Cawapres 2024, Siap Dicecar 11 Panelis
“Ini sebuah kesempatan yang sangat baik. Mahasiswa dan dosen mendapat banyak pengetahuan dari MPR. Sebenarnya masih banyak mahasiswa yang ingin datang,” kata Fuji.
