"Adat tak membantu kesusahan saya waktu itu," tegasnya.

Padahal secara hukum nasional, anaknya masih di bawah umur dan mereka berhak hidup bersama ibu kandungnya sendiri.

Terlebih yang Dewi permasalahkan, sang anak menurutnya tak diurus dengan baik oleh pihak keluarga mantan suaminya, bahkan si sulung diberi putus sekolah. Padahal setiap bulan ia rutin memberi uang hasil kerja kerasnya sebagai asisten rumah tangga untuk keperluan sang anak.

Nekat Bawa Anak

Hingga di tahun 2020, Dewi nekat membawa anak-anaknya untuk tinggal bersamanya di Kota Kendari. Setelahnya pun, ia tetap tak bisa hidup tenang dengan tekanan dan teror yang selalu datang dari pihak keluarga mantan suami.