KENDARI, TELISIK.ID - Hidayah bisa datang dari arah yang paling tak disangka, bahkan dari sesuatu yang awalnya hanya dianggap sebagai percobaan biasa. Hal itulah yang dialami Fajar (42), pria asal Kota Kendari yang tempat tinggalnya di Kecamatan Poasia.
Tak seperti kebanyakan kisah mualaf yang penuh konflik atau pengalaman spiritual mendalam, perjalanan Fajar justru dimulai dari rasa penasaran sederhana.
Ia mengaku saat itu sedang melakukan percobaan yang biasa dikenal dengan “eksperimen hidup” untuk mengubah rutinitasnya yang terasa monoton.
“Waktu itu sekitaran 8 tahun lalu, saya hanya ingin saja coba hidup dengan aturan yang berbeda,” katanya kepada telisik.id saat diwawancarai via WhatsApp, Jumat (3/4/2026).
Salah satu hal yang ia pilih adalah mengikuti pola hidup umat Islam, mulai dari bangun lebih pagi hingga mencoba berpuasa.
