"Banyak yang bilang Muara Lakologou ini mirip sungai Amazon," ungkapnya kepada Telisik.id, Senin (13/5/2024).
Open trip yang diadakan oleh masyarakat setempat telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pemasukan ekonomi daerah. Promosi melalui media sosial juga telah menjadikan Muara Lakologou dikenal luas, bahkan hingga mancanegara.
Erna menyarankan agar pengunjung berkunjung pada sore hari untuk menyaksikan kelelawar keluar dari sarangnya. Namun, ia juga mengingatkan agar tidak berkunjung saat musim barat atau musim keras ombak.
Di Muara Lakologou, pengunjung dapat melihat berbagai habitat, mulai dari buaya hingga bangau putih. Namun, penting untuk mengikuti arahan dari tour guide dan berkonsultasi dengan Pokdarwis untuk menjaga keselamatan dengan mengunjungi Instagram @limbo_bungi.
Ia mengatakan, tarif masuk sebesar Rp 100 ribu per orang dengan kapasitas 4 orang per kapal. Biaya ini sudah termasuk makanan dan minuman, serta atraksi menarik di Desa Limbo Bungi, seperti pembuatan bubuk kepiting.
