Dalam percakapan dengan Dion, terlihat semangat dan motivasi yang menggebu untuk mewakili pemuda di Kabupaten Konawe.

Dion menekankan, pemuda memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, seperti industri, usaha, teknologi dan manajemen yang dapat memberikan dampak signifikan bagi kehidupan sosial dan pengembangan daerah.

Dia percaya, pemuda harus diberikan ruang dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka di bidang-bidang tersebut.

Dalam era digitalisasi yang semakin berkembang, Kabupaten Konawe juga memasuki babak baru, yang sering disebut sebagai era digitalisasi 5.0. Dion menyadari, itu merupakan tantangan bagi generasi milenial untuk dapat berkreativitas dan memanfaatkan teknologi digital yang ada.

Ia meyakini, pemuda dapat belajar untuk ekspor dan mempromosikan hasil karya mereka melalui berbagai platform online. Terlebih lagi, Kabupaten Konawe memiliki sumber daya alam yang melimpah, sehingga potensi tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.