Secara keseluruhan agregat terdapat 62.480 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan menggunakan multi state random sampling. Khusus di wilayah Jawa Timur yang menjadi basis pemilih nahdilyin, nama Gus Muhaimin berada di posisi tiga besar dengan tingkat elektabilitas 11,46 persen setelah Ganjar Pranowo (23,99 persen) dan Prabowo Subianto (14,17 persen). Nama berikutnya adalah Anies Baswedan 6,45 persen, Khofifah Indar Parawansa (5,75 persen), AHY (1,78 persen), dan Puan Maharani (1,58 persen).

Dikatakan Direktur Eksekutif Polmark Indonesia Eep Saefulloh Fatah, nama Gus Muhaimin menyodok di urutan tiga besar capres potensial di Jatim karena berbagai variabel. Pertama, selama ini Gus Muhaimin cukup aktif melakukan sosialisasi pencapresan di Jatim yang menjadi basis utama suara PKB.

”Siapa kandidat yang lebih aktif dibanding Gus Muhaimin di Jatim? Kedua, adakah kandidat lain selain AHY dan Khofifah yang memang berbasis Jatim? Wajar Gus Muhaimin besar di Jatim,” katanya. (B)

Penulis: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Haerani Hambali