Dalam konteks itulah kita dapat memahami sikap resmi PP Muhammadiyah terkait tertembaknya 6 orang anggota FPI.
Sebagai organ yang mendasarkan pada Quran dan hadis, Muhammadiyah menyadari betul tentang kemuliaan harkat manusia, sehingga menghilangkan nyawa anak manusia tanpa alasan yang dibenarkan oleh syara adalah pelanggaran atas nilai-nilai kemanusiaan universal, dan kemuliaan manusia disematkan oleh Allah kepada manusia.
Pernyataan sikap Muhammadiyah yang mendesak pemerintah untuk membentuk Tim Pencari Fakta yang independen,membuktikan jika Muhammadiyah benar-benar berada dalam kelompok/komunitas sosial budaya yang intelek religious, yang menimbang segala sesuatunya atas dasar nilai-nilai agama berbasis saintific.
Baca juga: Solusi Sistematis Penanganan Gizi Buruk
Sikap resmi Muhammadiyah terkait tertembaknya 6 orang anak manusia di km.50 adalah bukti bahwa Muhammadiyah adalah organ Islam washatiyah yang berkemajuan, atau seperti kata Prof. Din, washatiyah Muhammadiyah bersifat luas, luwes, tegas dan mandiri.
