Selanjutnya, Agus menyampaikan, untuk membantu pemerintah dalam mengatasi dampak sosial ekonomi akibat pandemi COVID-19, Muhammadiyah melalui MCCC selain bergerak di bidang kesehatan, yang menjadi bidang pokok permasalahan pandemi ini, dengan menugaskan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA) untuk melayani pasien COVID-19, juga melaksanakan gerakan di bidang-bidang lain salah satunya ketahanan pangan.
Agus Samsudin mengatakan, beberapa langkah yang sudah ditempuh dalam ketahanan pangan antara lain membentuk lumbung pangan, pembagian makanan siap saji dan sembako untuk warga terdampak serta inovasi program ketahanan pangan.
Program pembagian sembako hingga kini secara keseluruhan berdasarkan update data hingga tanggal 5 Mei 2020 tercatat sudah dibagikan 305.703 paket dengan rincian 223.705 paket dari MCCC seluruh Indonesia, 'Aisyiyah 74.182 paket dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah 7.843 paket.
Sampai akhir bulan Ramadhan nanti -- menjelang Idul Fitri -- ditargetkan 500 ribu paket sembako akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan karena terdampak COVID-19.
Baca juga: Soal Sablon Karung Sembako, Ali Mazi: Tanya pada Rumput Bergoyang
