JAKARTA, TELISIK.ID - Kekerasan terhadap penghina Nabi Muhammad SAW yang terjadi di Eropa dan negara-negara Barat sejatinya seperti bumerang bagi umat Muslim.
"Selama ini Muslim kerap digeneralisasi sebagai teroris dan ekstremis, dan ketika kekerasan itu terjadi, maka wacana Islamofobia semakin menguat," kata Ketua MUI Bidang Ukhuwah Islamiyah, KH Marsudi Syuhud saat merespon provokasi majalah satir Charlie Hebdo dan reaksi kekerasan oknum Muslim di Prancis, Jumat (6/11/2020).
Hal ini sebagaimana yang terjadi pada Sammeul Paty, guru yang dipenggal ekstremis asal Chechnya, Abdoullakh Anzorov.
Kiai Marsudi mengatakan, umat Islam terpancing dalam provokasi kalangan anti-Islam.
Dia pun mengibaratkannya seperti kepiting yang dipancing ke penggorengan.
