Ma’ruf meminta perlu ada pihak yang menyeleksi produk atau perusahaan yang mendukung agresi Israel, karena MUI tidak menyebutkan perusahaan secara spesifik yang berafiliasi dengan Israel.
“Penting untuk memilah mana yang termasuk dan tidak termasuk dalam daftar produk yang diharamkan oleh fatwa, agar tidak merugikan banyak pihak,” pinta Ma’ruf.
Sementara itu, Nahdlatul Ulama Care-Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama Pengurus Besar NU (NU Care-LazisNU PBNU) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap kedua untuk rakyat Palestina di Gaza.
Bantuan yang diberikan berupa makanan, air bersih, dan obat-obatan. Fokus utama bantuan ini adalah pada penanganan perempuan dan anak-anak korban perang.
Bantuan disalurkan melalui mitra lembaga lokal Palestina, Al Thoure-Silwan Women (AWC), yang telah menjadi mitra LazisNU selama beberapa tahun.
