"Kami sebagai MUI di Sultra segera menindaklanjuti fatwa ini agar tidak ada keraguan lagi terhadap vaksin COVID-19," katanya saat konferensi pers di ruang pertemuan Yayasan Ummusshabri Kendari, Kamis (21/1/2020).
Selain itu, Sekretaris MUI Sultra, Supriyanto mengungkapkan, untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin ini benar-benar aman, pihak MUI Sultra juga menjadi pihak yang pertama penerima suntikan vaksin.
Hanya saja, karena Ketua MUI Sultra, KH Mursyidin usianya sudah di atas 60, sehingga yang menjadi perwakilan adalah Sekretaris Jendral (Sekjen) MUI Sultra untuk penerima suntikan vaksin tahap pertama.
"Beliau (KH. Mursyidin) tidak divaksin karena sudah di atas 60 tahun, termasuk saya juga tidak karena alumni (sudah pernah terpapar) COVID-19. Makanya Sekjen MUI Sultra yang divaksin lebih dulu. Ini untuk menjawab dan sebagai percontohan bahwa tidak ada keraguan soal vaksin ini," pungkasnya. (B)
Reporter: Fitrah Nugraha
