YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah akan menggelar Tanwir Muhammadiyah dan Aisyiyah secara daring (online) pada 19 Juli 2020 guna membahas terkait muktamar ke 48.
Hal itu diputuskan oleh PP Muhammadiyah dalam rapar, pada Minggu (5/7/2020), yang dihadiri jajaran PP Muhammadiyah, Majelis, Lembaga, Biro PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia, Pimpinan Pusat Aisyiyah, Pimpinan Ortom Tingkat Pusat, dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah se-Indonesia.
Tanwir, yang merupakan musyawarah tertinggi kedua setelah muktamar ini, diselenggarakan karena ingin memutuskan hal-hal terkait organisasi yang perlu ditetapkan pada forum tanwir.
Termasuk wacana penundaan Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah pada tahun 2021 atau 2022. Ada beberapa usulan antara Juli 2021, November 2021 atau Juli 2022.
"Nanti keputusannya ada di Tanwir," jelas Sekretaris PP Muhammadiyah, Agung Danarto.
