“Saya menghilangkan honorarium, uang makan dan minum, semua dialokasikan untuk pembangunan perkantoran dan Masjid Agung Muna Barat,” ungkap Bahri.
Sehingga ia berharap dengan adanya dasar pembangunan ini, dapat menjadi momentum dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Muna Barat. (B)
Penulis: Putri Wulandari
Editor: Haerani Hambali
