Sebagai putra asli Muna Barat, menurut mantan wakil ketua senat mahasiswa Fisipol UHO itu, Pj Bahri sangat faham soal sosial, kultur dan budaya masyarakat Muna Barat yang beraneka ragam. Karenanya, Pj bupati tak henti-hentinya melakukan silahturahmi pada semua elemen di tiga wilayah besar yang meliputi, Lawa Raya, Tiworo Raya dan Kusambi Raya.

"Silahturahmi yang dilakukan Pj bupati pada elemen masyarakat, Forkopimda dan Bupati Muna, LM Rusman Emba adalah modal sosial dalam pelaksanaan pembangunan," ungkapnya.

Mantan Kabag Humas Pemkab Muna itu, menilai isu-isu yang dilontarkan untuk menjatuhkan Pj bupati saat ini salah alamat. Mestinya, bila mempersoalkan pinjaman PEN harus pada pemerintahan sebelumnya.

"Pak Pj bupati dan Pemkab tidak alergi soal kritik. Karena Pj sadar bahwa rumah demokrasi bisa berdiri tegak jika ditopang dan konstruksi oleh kritik. Namun, kritik yang diharapkan bernilai  kwalitas yang baik dan benar, bukannya fitnah, karena itu dosa," terangnya.

Baca Juga: Komparasi Tugas dan Fungsi Komisi I, Legislatif Wajo Kunker DPRD Kolaka Utara