MUNA, TELISIK.ID - Kawasan hutan lindung Warangga mulai diserobot lagi. Masyarakat sudah mematok-matok lahan di kawasan tersebut.  

Sebelum tindakan masyarakat lebih jauh untuk menguasai lahan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna bersama Dinas Kehutanan (Dishut) Sultra, TNI/Polri bekerja sama dalam melakukan pengawasan.

Bupati Muna, LM Rusman Emba menerangkan, kawasan hutan lindung Warangga menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilestarikan. Kenapa? Karena kawasan hutan lindung tersebut merupakan penyanggah mata air Jompi.

"Mulai saat ini, pengamanan kita perketat. Jangan lagi ada masyarakat yang dibiarkan masuk mengkapling-kapling," kata Rusman di sela-sela penandatangan kesepakatan bersama pengamanan hutan lindung Warangga, Rabu (28/7/2021).

Personel pengamanan tim terpadu sendiri terdiri dari TNI/Polri, Polhut dan Sat Pol PP. Tugas tim melakukan penjagaan di kawasan hutan dan mensosialisasikan pada masyarakat untuk memelihara dan tidak merusak tanaman yang ada di dalamnya.