NEW YORK, TELISIK.ID - Ketegangan antara Amerika Serikat dan China dalam perang dagang kembali memanas, namun kali ini suasananya berbeda. Bukan hanya karena tarif-tarif yang makin tinggi, tetapi juga karena dominasi China yang kian kuat dalam perdagangan global.

Amerika kini mulai melunak, merasa tekanan dari pengaruh ekonomi China yang terus melebar ke seluruh penjuru dunia.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan sinyal pelunakan terhadap China di tengah memanasnya kembali perang dagang antara dua raksasa ekonomi dunia tersebut.

Langkah ini dinilai sebagai respons terhadap kenyataan bahwa posisi China dalam perdagangan global kini jauh lebih kuat dibandingkan Amerika Serikat.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan pandangan dalam sebuah acara tertutup yang diadakan oleh JPMorgan Chase. Dalam pertemuan itu, Bessent mengungkapkan bahwa Presiden Trump menyadari kondisi kebuntuan perdagangan dengan China tidak bisa dipertahankan terus-menerus.