"Pak Bahri menguasai aturan dan mengimplementasikannya di daerah, sehingga Muna Barat berada pada rel yang benar," ungkapnya.
Mantan Kadis PMD itu mengakui, kinerja Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri yang mampu mengkompilasikan antara penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan infrastruktur dan sosial kemasyarakatan.
"Selama ini, kebanyakan kepala daerah, hanya fokus pada pembangunan infrastruktur dengan mengabaikan kebutuhan sosial kemasyarakatan, tetapi Bahri mampu mengkompilasikan semua itu," ujarnya.
Lain lagi soal infrastruktur perkantoran. Sejak Muna Barat dijabat Pj bupati hingga bupati devinitif, delapan tahun lamanya, tidak ada yang berpikir mau membangun. Nah, kehadiran Bahri, justru memprioritaskan pembangunan perkantoran bupati, DPRD, rumah jabatan bupati, wakil bupati, pimpinan DPRD, mall pelayanan publik dan masjid raya.
"Kita harus apresiasi itu. Bahri membangun pusat perkantoran sebagai ikon daerah," ungkapnya.
