Jadi saat ini, menurut mantan Kadis Pariwisata itu, Muna Barat masih sangat membutuhkan Bahri. Terpenting, ia juga menitip pesan, bila ke depan Bahri diperpanjang, maka diharapkan dapat menyukseskan pemilu hingga pilkada dengan tidak memihak pada salah satu partai politik maupun calon. Sehingga, Muna Barat dalam keadaan tenang dan kondusif.
Dukungan terhadap Bahri juga datang dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Muna Barat.
Ketua APDESI Muna Barat, Armaya menerangkan, ada beberapa pertimbangan hingga Bahri harus diperpanjang. Pertama, program yang dilakukan sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Kemudian, pembangunan pusat perkantoran, rumah jabatan dan mesjid raya bukti untuk memberi perubahan bagi daerah. Lalu, banyaknya penghargaan yang diraih ditingkat nasional dari Wakil Presiden, Maaruf Amin dan Mendagri, Titto Karnavian menjadi tolak ukur kinerjanya yang baik.
"Bagi kami, kepemimpinan Bahri sangatlah paripurna dan wajarlah bila harus diperpanjang," sebut Kades Lindo, Kecamatan Wadaga itu.
