"Kabupaten Muna Barat itu baru berumur delapan tahun tetapi memiliki atlet yang berpotensi untuk dikembangkan," ungkapnya.
Menghadapi Porprov 2022 ini, dikatakannya daerah Muna Barat telah melakukan proses pembinaan atlet sesuai kebijakan Bupati Muna Barat, baik dalam aspek penganggaran, konsolidasi potensi atlet dan cabang olahraga yang ditetapkan berjumlah 13 cabang.
"13 cabor itu ialah bola kaki, bola voli putra dan putri, atletik, wushu, dayung, sepak takraw, bulutangkis, pencak silat, tinju, kempo, takewondo, catur dan karate," bebernya.
Ia juga sangat berharap agar para atlet melalui bimbingan manajer, official, pelatih, dapat meraih prestasi dan membawa medali untuk dipersembahkan pada masyarakat Muna Barat. (B)
Penulis: Putri Wulandari
