KONAWE, TELISIK.ID - Adanya inflasi dan kurangnya suplai beras, Pemerintah Daerah (Pemda) Muna Barat melakukan penandatanganan MoU dengan Pemda Konawe dalam pemenuhan kebutuhan beras di Muna Barat.

Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Bahri mengatakan, beras saat ini masih menjadi penyumbang inflasi terbesar di daerahnya, dari Januari terhitung produksinya sekitar 1,48 persen.

Sehingga dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan juga untuk menambah kebutuhan beras yang ada, Pemda Muna Barat bekerja sama dengan Kabupaten Konawe selaku daerah penghasil beras terbesar di Sulawesi Tenggara.

"Konawe itu tingkat berasnya surplus, sehingga bisa membawa beras ke Muna Barat, kualitas berasnya beras premium," ungkap Bahri selepas rapat di Rujab Gubernur Sulawesi Tenggara, Jumat (3/3/2023).

Bahri katakan, permintaan beras yang akan dikirim ke Muna Barat dari Kabupaten Konawe sekitar 5000 ton yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.