Pelataran Masjid Al Alam di Teluk Kendari sebagai lokasi pembukaan Munas disterilkan dan jumlah orang yang masuk dibatasi.
Baca juga: Protokoler Presiden Tiba di Kendari, Munas Kadin Kantongi Izin Satgas dan Pemprov
Baca juga: COVID-19 Kembali Infeksi 59 Warga Kendari, 1 Orang Meninggal
Begitu juga dengan media, tidak dapat dengan sembarang masuk di lokasi pembukaan Munas, mengingat masih dalam pandemi COVID-19.
"Maunya kita inikan memang harus dibuka karena mata dunia ada di Kendari sekarang. Kalau industri, perdagangan dan investasi, nah ini mata dunia ada di sini. Sehingga urusan kita juga bagaimana membangkitkan ekonomi Sultra bisa membumi dan mendunia, tapikan ini COVID-19," kata Suwandi, Sabtu (26/6/2021).
