"Terdapat 16.495 jiwa yang meninggal dunia. Dan dari 16.495 jiwa yang meninggal tersebut, sebanyak 93 jiwa anak-anak (46 anak usia O-5 tahun dan 47 anak usia 6-18 tahun)," jelas Khofifah.

Baca Juga: Penyaluran BLT Desa Diprioritaskan Bagi Warga Terdampak COVID-19

Baca Juga: Kendari Nyaris Kehabisan Oksigen, Wali Kota Panik hingga Tidak Bisa Tidur

Mantan Mensos ini mengatakan, pemberian vaksin anak-anak tidak hanya melindungi anak dari infeksi virus corona, melainkan juga penting untuk mencegah anak-anak menularkannya kepada orang dewasa yang rentan.

Selain itu, perlindungan anak merupakan bagian dari investasi pembangunan SDM.