Baca juga: Tak Punya Penghasilan, Penderita Kanker Payudara di Wakatobi Butuh Uluran Tangan
Diungkapkan oleh Makmulah, Muslimat juga mengerahkan anggotanya untuk lebih giat membagikan masker ke tingkat masyarakat paling bawah agar pandemi bisa teratasi.
“Dengan menerapkan protokol kesehatan misalnya cuci tangan yang bersih, gunakan masker, asupan makanan bergizi dan jaga jarak merupakan kunci utama untuk mencegah pandemi COVID-19. Ibu-ibu Muslimat NU Banyuwangi terus bergerak sampai saat ini,” jelasnya.
Sekedar diketahui, sebanyak 300 lebih santri pondok pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi terpapar COVID-19. Klaster ini mendapat perhatian serius Pemprov Jatim dan pemerintah pusat.
Bantuan makanan bergizi hingga uang tunai terus digelontor untuk membantu penanganan pandemi di klaster Ponpes tersebut.
