"Sampai saat ini kita belum menemukan varian baru, tadi pagi tanyakan kepada Kepala Laboratorium RS Bahteramas, alhamdulilah katanya belum ada," kata dr Alghazali, Kamis (8/7/2021).
Alghazali melanjutkan, virus yang ada di Kota Kendari masih varian lama yang muncul 19 Maret 2020 lalu.
Meskipun demikian, dr Alghazali mengatakan, varian Delta bisa saja masuk di Kota Kendari jika masyarakat tidak benar-benar melakukan protokol kesehatan COVID-19.
"Bisa saja masuk, makanya kenapa PPKM diberlakukan, supaya paling tidak bisa meminimalisir orang-orang masuk di Kendari," pungkasnya.
Diketahui, COVID-19 varian Delta atau B.1.617.2 merupakan penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh virus Corona yang telah bermutasi.
