Adriansyah menjelaskan, pihaknya sudah resmi melaporkan hal itu ke Polres Konawe, sekitar jam 10 pagi dan sudah di proses dengan laporan polisi LP/B/67/IX/2023/SPKT/Polres Konawe/Polda Sulawesi Tenggara.

"Tadi istri pelaku juga sudah melontarkan kata-kata, nanti ketemu di Polres saja,"  katanya.

Sebagai orang tua korban, ia berharap kasus itu dapat ditindak lanjuti dan pihak sekolah juga bisa lebih responsif lagi ke depannya, agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi di lingkungan dunia pendidikan, karena bisa menimbulkan trauma psikologis bagi anak-anak.

Baca Juga: Duel Dua Bersaudara di Konawe Satu Tewas, Diduga Gara-Gara Ini

"Pantas saja anak saya itu tidak mau ke sekolah selama beberapa hari, cuma saya paksa-paksa dengan ancaman nanti dikeluarkan dari sekolah kalau malas, ternyata pernah kasian dia alami kasus dugaan kekerasan fisik di sekolah yang mungkin buat dia trauma pergi sekolah " terang Andriansyah.