KENDARI, TELISIK.ID - Bangunan retak yang berada di SDN 2 Kota Kendari mendapat perhatian Komisi III DPRD. Saat mengunjungi sekolah tersebut, tampak bangunan sudah retak dengan kondisi lantai yang nyaris amblas.
Berdasarkan penuturan Kepala SDN 2 Kendari, Djasni menuturkan kondisi bangunan itu sejak 2019 lalu. Namun, karena kendala biaya yang dimiliki sekolah saat itu, hanya dilakukan perbaikan seadanya.
Meski telah berjalan beberapa tahun, ruangan itu masih ditempati siswa untuk belajar. Terdapat 3 ruangan kelas yang memiliki kondisi serupa, di mana hal tersebut membuat guru merasa khawatir ketika mengajar.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Warga Sulawesi Tenggara Waspada El Nino Juli Mendatang
Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik mengaku, kerusakan 3 bangunan sekolah tersebut akan mendapatkan perhatian khusus. Setelah melihat langsung kondisi ruangan kelas, ia turut prihatin dengan kondisi ruangan yang masih ditempati siswa.
