Hal itu terjadi lantaran kesibukan dalam menjalankan profesi masing-masing, selain tentu saja ada perbedaan-perbedaan pendapat dan kepentingan.

Namun, situasi demikian bagi para alumni HMI juga bisa kuat bersatu, manakala ada forum yang membicarakan peran-peran strategis KAHMI. Oleh karena itu, Bandung menganggap, perbedaan itu merupakan rahmat Allah SWT.

Baca Juga: Lama Mati Suri, Empat Pasar di Kendari Segera Dihidupkan Lagi

"Perbedaan harus dimaknai rahmat sehingga kita bisa saling memaklumi," jelasnya.

Hadir dalam Musda III itu antara lain Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Tenggara sekaligus Bupati Konut, Ruksamin.