“Ada letupan AC yang mengakibatkan adanya api, terjadi perambatan ke sisi Gedung A1 bagian belakang. Api kemudian menjalar ke bangunan permanen yang merupakan bagian dari gedung di Kompleks Museum Nasional,” tuturnya.
Satriadi tak menampik ruang yang terbakar merupakan bagian dari ruang pameran dan ada koleksi benda bersejarah yang ikut dilalap si jago merah.
“Itu ruang pameran dan isinya koleksi pameran. Ya (ada benda koleksi) hangus. (Bendanya) kurang tahu saya. Yang tahu (pihak) museum,” katanya.
Pihak Museum Nasional Indonesia belum tahu secara pasti koleksi benda bersejarah apa saja yang ikut terbakar.
“Terkait kebakaran Museum Nasional Indonesia masih dalam proses pemadaman dan investigasi, sehingga kami belum dapat menginformasikan lebih detail terkait keadaan benda bersejarah yang ada di dalam museum, khususnya Gedung A,” ujar Plt Kepala Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB), Ahmad Mahendra.
