Baca Juga: KPU Sultra Resmi Tetapkan Pasangan Terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur Periode 2025-2030

“Sebenarnya, museum ini masih minim fasilitas, terutama untuk anak-anak TK, PAUD, dan penyandang disabilitas. Museum seharusnya menyediakan tempat bermain, seperti ayunan atau perosotan, agar mereka betah berkunjung,” ujar Laudin, Jumat (7/2/2025).

Saat ini, museum belum memiliki fasilitas bermain yang cocok untuk anak-anak, dan taman luar juga masih membutuhkan perawatan.

Fasilitas aksesibilitas untuk penyandang disabilitas juga belum optimal, terutama pada area tangga di lantai dua yang tidak dapat diakses oleh kursi roda.

Museum Sulawesi Tenggara sering kedatangan banyak pengunjung, dengan rata-rata pengunjung mencapai 200 hingga 500 orang per hari, baik dari Kota Kendari maupun luar daerah seperti Kolaka, Konawe, dan sekitarnya.