Pada akhir pekan dan hari libur, kata Laudin, museum membutuhkan lebih banyak tenaga pemandu untuk memastikan pengalaman maksimal bagi pengunjung. Saat ini, museum memiliki 8 orang pemandu yang siap memberikan penjelasan kepada pengunjung.

Selain kebutuhan pemandu, Laudin juga berharap dilakukan perbaikan fasilitas luar ruangan, termasuk mempercantik taman agar lebih asri dan nyaman.

Museum Sulawesi Tenggara memiliki lebih dari 5.000 benda koleksi yang mencakup bidang biologi, arkeologi, etnografi, seni, dan teknologi. Koleksi ini perlu diperbaharui secara berkala untuk mencegah kebosanan pengunjung, dengan koleksi dirotasi setiap lima tahun.

Terkait perawatan koleksi, Laudin menjelaskan bahwa benda-benda yang dipajang di dalam maupun di luar ruangan memerlukan pemeliharaan rutin.

Pada 2024, Museum Sultra mengalokasikan anggaran untuk perawatan koleksi sebanyak empat kali dalam setahun, dengan perawatan setiap tiga bulan.