Artinya: "Tidak ada Tuhan, kecuali Allah Yang Maha Esa. Alangkah panasnya hari ini. Ya Allah, lindungi aku dari panasnya api neraka." (HR Ibnu As-Sunni).

Baca Juga: Cara Syahadat Orang Tunawicara yang Hendak Masuk Islam

Mengutip Republika.co.id, Nabi Muhammad SAW telah memperingatkan tentang makna kemarau sebenarnya yang perlu menjadi perhatian manusia. Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Kemarau yang sesungguhnya bukanlah keadaan ketika kalian tidak diberi hujan. Kemarau yang sesunggguhnya adalah kalian diberi hujan, kemudian diberi hujan lagi, tetapi tidak tumbuh apa pun di bumi" (HR Muslim).

Allah SWT menimpakan para hamba-Nya dengan berbagai jenis musibah, salah satunya musibah kekeringan atau kemarau panjang. Dalam hadis di atas, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa kemarau yang sebenarnya itu bukanlah kekeringan. Tetapi, kemarau yang sebenarnya ialah banyak terjadi hujan tetapi tidak menghasilkan apa pun.