"Kami tidak ingin menyerah. Fokus utama kita adalah membenahi organisasi agar lebih solid. Meskipun Musprov kali ini mungkin hanya memiliki calon tunggal, esensinya adalah menjaga marwah konsultan daerah," tegas Risman.
Wakil Gubernur Sultra, Hugua, yang hadir memberikan sambutan, mengamini pentingnya kehadiran negara dalam melindungi pengusaha lokal.
Ia menyoroti fenomena hilangnya perusahaan berkualifikasi besar (B) di Sultra sebagai alarm bagi perekonomian daerah.
"Pasar bebas tidak boleh dibiarkan tanpa kendali. Pemerintah harus hadir melakukan intervensi. Jangan sampai konsultan lokal hanya menjadi penonton di rumah sendiri," harap Hugua.
Hugua menilai, konsultan lokal memiliki nilai lebih berupa pemahaman budaya dan tanggung jawab moral terhadap kualitas pembangunan di tanah kelahiran.
